Earn Money!

Sebuah Misa dengan 10 Umat

Venezia, kota tua yang mulai rapuh dimakan usia, namun masih menyisakan kecantikan dan keantikannya. Ada begitu banyak gereja tua yang cantik dibangun di kota yang sekarang dikelilingi oleh air laut melewati kanal-kanal besar dan kecil. Sayang sekali, gereja-gereja tua itu kemungkinan besar hanya menjadi museum dan tempat para turis berlalu lalang melihat ukiran, lukisan dan benda seni lain di dalam gereja itu.

Ada sebuah gereja yang terletak sedikit di sebelah utara Basilika San Marco yang terkenal. Gereja San Zulian, demikian namanya. Gereja ini dibangun pada sekitar abad 16, tidak sebesar dan semegah Basilika San Marco yang menjadi pusat perhatian utama bagi turis-turis yang berkunjung ke Venezia, tapi cukup untuk menampung sekitar 100 orang umat.

Gereja ini menyediakan misa hari Minggu dalam bahasa Inggris, yang diadakan pada jam 11.30 pagi. Pada hari Minggu tanggal 3 Januari 2010 lalu, hanya ada sekitar 10 umat yang menghadiri misa di gereja yang cukup besar dan megah itu. Sang Pastor yang hendak memimpin misa datang tepat jam 11.30. Beliau tampak sudah agak tua, dalam situasi kedinginan karena gereja tidak memiliki pemanas, sang Pastor tetap bersemangat untuk memulai perayaan ekaristi.

Demi agar tidak melakukan semua hal sendirian, sang Pastor mencari sukarelawan untuk membacakan bacaan pertama, mazmur dan bacaan kedua. Demikian pula bacaan untuk doa umat. Akhirnya, petugas bacaan diputuskan pada saat itu pula. Sedangkan petugas kolekte dilakukan oleh seorang ibu tua yang mungkin adalah sukarelawan penjaga gereja itu setiap hari tanpa henti. Ibu tua ini adalah ibu yang sama dengan yang kami lihat 1 hari sebelumnya, ketika kami tidak sengaja singgah di gereja San Zulian pada malam hari.

Misa akhirnya dilakukan tanpa nyanyian, tanpa koor, hanya dengan membaca doa-doa dan mendengarkan homili dari Sang Pastor.  Sang Pastor betul-betul menyediakan dirinya untuk melayani kebutuhan turis/pendatang. Sayang sekali, tidak banyak turis yang tertarik untuk singgah di sana dan mengikuti misa. Mereka hanya lewat saja. Menyedihkan….

Rp 2,137 T untuk Pembiayaan UKM

Sebuah exspo alias pameran untuk memberikan berbagai peluang kepada koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah sedang berlangsung di Gedung SMESCO dari tanggal 7 hingga 9 Desember 2009. Pameran ini diikuti oleh berbagai lembaga perbankan nasional dan juga lembaga keuangan nonbank. Dalam pameran ini, berbagai lembaga keuangan itu ditargetkan untuk mengucurkan kredit sebanyak Rp 2,137 T kepada koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah.

Pemerintah telah menargetkan para bank untuk memberikan kredit kepada UMKM sebanyak Rp 20 T pada tahun 2009. Sampai sejauh ini, realisasi pengucuran kredit baru sebanyak Rp 16,256 T. Agar target pengucuran kredit bisa tercapai, pemerintah juga telah memberikan jaminan kredit sebesar Rp 2 T.

Sumber: Kompas

2.000 triliun rupiah untuk Indonesia

Wakil Presiden Boediono menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan investasi sebanyak Rp 2.000 triliun untuk menggerakan roda ekonomi hingga mencapai angka pertumbuhan rata-rata 7% dalam 5 tahun mendatang. Angka pertumbuhan sebenar itu diharapkan dapat mengatasi pengangguran dan memberantas kemiskinan. Dari jumlah sebesar ini, pemerintah hanya dapat menyediakan dana sebanyak 20% dari APBN, alias Rp 400 T.

Mengingat dana investasi yang dibutuhkan masih begitu banyak, pemerintah akan mengharapkan kalangan swasta nasional untuk berpartisipasi dan juga akan membuka kesempatan kepada swasta asing menanamkan investasi di Indonesia. Dari pihak nasional, pemerintah juga berharap agar BUMN bersedia ikut menanamkan investasi terutama di bidang yang berkaitan dengan infrastruktur.

Sumber:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/11/07/05330799/butuh.investasi.rp.2.000.triliun

Proyek listrik 10.000 MW

Tidak lama lagi, pihak swasta bisa menyediakan listrik dan menjualnya kepada PLN dengan jaminan dari pemerintah. Demikian berita dari Kompas hari ini (Senin, 26 Oktober 2009). Peraturan Presiden tentang penyediaan listrik melalui proyek pembangkit listrik 10.000 MW ini sedang dipersiapkan.

Menurut Kompas, pembangkit listrik tenaga panas bumi akan diproyeksikan untuk dapat menyediakan sebanyak 4.700 MW alias memakan porsi 47% dari rencana pembangkitan listrik 10.000 MW tersebut.

Sumber:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/10/26/14214323/perpres.tentang.pembangkit.listrik.10.000.mw.dalam.tahap.finalisasi

Pabrik Pupuk Baru di Gresik

PT Petrokimia Gresik menambah 3 pabrik pupuk baru di kawasan pabrik mereka yang lama. Ketiga pabrik pupuk ini adalah NPK Phonska, Fosfat I dan Fosfat II.

Pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik yang baru baru ini nanti akan menyuplai pupuk untuk petani di pulau Jawa. Petani di pulau Jawa rupanya adalah pengonsumsi terbesar pupuk hasil olahan PT PKG karena sebagian besar tanah pertanian ada di pulau Jawa sendiri.

Sumber:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/10/14/17464973/menneg.bumn.resmikan.tiga.pabrik.pupuk